nuptk.net - Info NUPTK Terbaru dan Info Pendidikan
Rabu, 02-09-2015 18:19

Pemerintah kecewa atas pengajuan uji materiil ke MK yang dilakukan oleh honorer K2 tentang batasan usia 35 tahun di UU ASN. Namun hal ini malah menjadi bumerang bagi honorer gara-gara pengujian materiil UU ASN tersebut.

Sebagaimana NUPTK.net kutip dari JPNN, sebenarnya pemerintah tengah mencari celah untuk meloloskan honorer K2 berusia di atas 35 tahun, namun tiba-tiba ada honorer yang mengajukan uji materiil ke MK.

Namun, Majelis hakim konstitusi menolak membatalkan batasan usia 35 tahun menjadi CPNS yang tercantum dalam UU ASN. Keputusan MK itu mengikat dan harus dijalankan.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi saat diwawancarai oleh wartawan JPNN Mesya Mohammad mengatakan, sekarang putusan MK sudah keluar, saya tidak bisa bilang apa-apa lagi selain menjalankan amar putusannya. Ini juga menjadi pelajaran bagi honorer untuk lebih sabar. Saya kan sudah berkali-kali bilang akan mencarikan jalan, malah main belakang dengan diam-diam mengajukan gugatan ke MK.

Pemerintah itu bekerja berdasarkan mekanisme dan perencanaan, jadi tidak gegabah. Kalau gegabah bisa-bisa saya diimpeachment karena melanggar tatanan yang ada.

Dari sekitar 439 ribuan honorer K2, hanya 30 ribu honorer K2 yang tidak lulus tes tapi memenuhi syarat yang akan mengisi kuota 30 ribu karena ditinggalkan tenaga bodong.

KemenPAN-RB saat ini tengah menggodok formulasi bagaimana pengisian kuota 30 ribu itu seperti yang tertera dalam PP 56/2012. Sedangkan 409 ribuan honorer K2 yang tersisa harus pakai jalur umum sesuai UU ASN, di mana aturannya adalah usianya maksimal 35 tahun.

Kalau mau jadi CPNS ikut prosedur UU ASN. Bagi yang keberatan dengan ini, ya tidak usah ikut CPNS apalagi sampai menggugat ke MK.

Sumber: jpnn.com

save our forest game android
NUPTK.net merupakan salah satu dari sekian ribu situs nuptk yang berusaha membantu para pendidik dan tenaga kependidikan untuk mendapatkan informasi mengenai status nuptk bersangkutan, apakah belum masuk database, diterima, ditunda atau ditolak. Data nuptk per sekolah, madrasah atau instansi yang ada di situs ini terbarui jika ada permintaan atau request. Mohon maaf jika belum direspon karena keterbatasan sumber daya. Informasi mengenai NUPTK di situs ini merupakan hasil pencarian melalui search engine nuptk yang sudah disediakan oleh Kemdiknas. Jika ada data yang tidak sesuai dengan identitas Anda, silahkan menghubungi Disdik atau Mapenda setempat.
NUPTK.net juga berusaha untuk menyajikan informasi mengenai dunia pendidikan terutama pendidikan dasar dan menengah yang didapat dari berbagai sumber yang akurat dan juga pengalaman pribadi.
nuptk.net © 2012-2015