nuptk.net - Info NUPTK Terbaru dan Info Pendidikan
Sabtu, 17-09-2016 20:58

Kebijakan baru dalam program sertifikasi guru melalui Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) akan mulai diterapkan tahun 2016 ini. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menerapkan dua kebijakan baru.

kebijakan pertama adalah peningkatan batas nilai syarat kelulusan menjadi 80. Sedangkan kebijakan kedua, guru yang tidak lulus ujian dapat mengulang ujian sertifikasi dan tidak perlu mengikuti PLPG kembali.

Sebagaimana NUPTK.net kutip dari laman Kemdikbud, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbud, Sumarna Surapranata mengatakan, nilai kelulusan guru dalam ujian sertifikasi minimal harus 80 dari total nilai 100. Tahun lalu, guru mendapat nilai 42 sudah dinyatakan lulus.

Penerapan kebijakan tersebut berdasarkan arahan dari Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy setelah mendapatkan laporan dari Bank Dunia.

Menurut Bank Dunia, dari hasil penelitiannya ditemukan data bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan dalam nilai uji kompetensi guru (UKG) antara guru yang sudah tersertifikasi dengan guru yang belum tersertifikasi.

Untuk kebijakan yang kedua, guru yang tidak lulus ujian sertifikasi dapat mengikuti ujian lagi maksimal empat kali tanpa harus mengulang PLPG. Guru cukup mengikuti PLPG sebanyak satu kali. Sedangkan ujian akan dilaksanakan sebanyak dua kali dalam setahun.

Pranata menambahkan, Guru diberi kebebasan belajar dimana saja dan dengan siapapun untuk mengikuti ujian sertifikasi kembali. Sosialisasi dua kebijakan baru tersebut sudah dilakukan sejak tahun lalu.

PLPG tahun 2016 akan diselenggarakan mulai Oktober 2016, dan diharapkan kelulusan guru-guru peserta PLPG 2016 akan rampung pada Desember 2016. Tahun ini PLPG akan diikuti 69.259 guru, baik yang diangkat sebelum tahun 2005, maupun setelah tahun 2005.

Sumber: kemdikbud.go.id

save our forest game android
NUPTK.net merupakan salah satu dari sekian ribu situs nuptk yang berusaha membantu para pendidik dan tenaga kependidikan untuk mendapatkan informasi mengenai status nuptk bersangkutan, apakah belum masuk database, diterima, ditunda atau ditolak. Data nuptk per sekolah, madrasah atau instansi yang ada di situs ini terbarui jika ada permintaan atau request. Mohon maaf jika belum direspon karena keterbatasan sumber daya. Informasi mengenai NUPTK di situs ini merupakan hasil pencarian melalui search engine nuptk yang sudah disediakan oleh Kemdiknas. Jika ada data yang tidak sesuai dengan identitas Anda, silahkan menghubungi Disdik atau Mapenda setempat.
NUPTK.net juga berusaha untuk menyajikan informasi mengenai dunia pendidikan terutama pendidikan dasar dan menengah yang didapat dari berbagai sumber yang akurat dan juga pengalaman pribadi.
nuptk.net © 2012-2015